Kamis, 26 Oktober 2017

ANALISIS SWOT PADA KOPERASI DI INDOESIA SECARA UMUM



Pengertian Koperasi

Koperasi menurut Undang-Undang perkoperasian No. 25 tahun 1992, adalah badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatan-kegiatan berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan.
Menurut pengertian Nominalis Koperasi didekatkan dengan upaya kelompok-kelompok individu yang bermaksud mewujudkan tujuan-tujuan umum yang konkritnya melalui kegiatan ekonomi dilaksanakan secara bersama-sama bagi pemanfaatan bersama, sehingga koperasi merupakan organisasi ekonomi yang otonom yang dimiliki oleh para anggota dan ditugaskan untuk menunjang para anggotanya sebagai rekanan/pelanggan dari perusahaan koperasi.

Analisis Pengembangan Koperasi

Organisasi koperasi sebagai suatu sistem merupakan salah satu sub sistem dalam perekonomian masyarakat. Organisasi koperasi hanyalah merupakan suatu unsur dari unsur-unsur yang lainnya yang ada dalam masyarakat yang satu dengan masyarakat yang lainnya dan saling berhubungan, saling tergantung dan saling mempengaruhi sehingga merupakan satu kesatuan yang komplek. Dalam mempertahankan kelangsungan hidupnya, organisasi koperasi sebagai sistem terbuka tidak dapat terlepas dari pengaruh dan ketergantungan lingkungan, baik lingkungan luar seperti ekonomi pasar, sosial budaya, pemerintah, teknologi dan sebagainya maupun lingkungan dalam seperti kelompok koperasi, perusahaan koperasi, kepentingan anggota dan sebagainya.
Analisis lingkungan merupakan suatu hal yang sangat penting bagi perencanaan strategi perusahaan dalam menentukan peluang maupun ancaman terhadap perusahaan itu sendiri. Dari hasil analisis tersebut perusahaan dapat mendiagnosis lingkungan dan mengambil suatu kebijaksanaan strategis yang berdasarkan keunggulan dan kelemahan yang dimiliki oleh perusahaan. Analisis lingkungan Koperasi dapat dilakukan dengan pendekatan Analisis SWOT.


            Menurut Fred David (1997,134),analisa SWOT adalah metode perencanaan strategis  yang berfungsi untuk mengevaluasi kekuatan, kelemahan, peluang, ancaman suatu perusahaan. Proses ini melibatkan penentuan tujuan yang spesifik dari spekulasi bisnis dan mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mendukung dan yang tidak dalam mencapai tujuan tersebut.
Analisis SWOT memberikan informasi untuk membantu dalam hal mencocokan perusahaan sumber daya dan kemampuan untuk menganalisis kompetitif lingkungan di mana bidang perusahaan itu bergerak. Informasi tersebut dibuat berdasarkan perumusan strategi dan seleksi.

1. KEKUATAN/STRENGTH
Sebuah kekuatan perusahaan adalah sumber daya dan kemampuan yang dapat digunakan sebagai dasar untuk mengembangkan competitive advantage. Contoh dari kekuatan tersebut meliputi: hak paten, nama merek yang kuat, reputasi yang baik dimata para pelanggan, keuntungan biaya operasional, akses eksklusif dalam sumber daya alam kelas tinggi, akses yang menguntungkan di jaringan distribusi.

a. Telah memiliki badan hukum.
b. Stukur organisasi yang sesuai dengan eksistensi koperasi.
c. Keanggotaan yang terbuka dan sukarela.
d. kekurangan pelanggan cukup kecil.
e. Biaya rendah.
f. Kepengurusan yang demokratis.
g. Banyaknya unit usaha yang dikelola.



2. KELEMAHAN/WEAKNESS :
Adalah sesuatu yang menyebabkan satu perusahaan kalah bersaing dengan
perusahaan lain

a. Lemahnya stuktur permodalan koperasi.
b. Lemahnya dalam pengelolaan/manajemen usaha.
c. Kurang pengalaman usaha.
d. Tingkat kemampuan dan profesionalisme SDM koperasi belum memadai.
e. Kurangnya pengetahuan bisnis para pengelola koperasi.
f. Pengelola yang kurang inovatif.
g. Kurangnya pengetahuan dan keterampilan teknis dalam bidang usaha yang dilakukan.
h. Kurang dalam penguasaan teknologi.
i. Sulit menentukan bisnis inti.
j. Kurangnya kesadaran anggota akan hak dan kewajibannya (partisipasi anggota rendah).


3. PELUANG/OPPOTURNITIES:
Analisis lingkungan eksternal dapat membuahkan peluang baru bagi sebuah perusahaan untuk meraih keuntungan dan pertumbuhan.

a. Adanya aspek pemerataan yang diprioritaskan oleh pemerintah.
b. Undang-Undang nomor 25 tahun 1992, memungkinkan konsolidasi koperasi primer ke dalam koperasi sekunder.
c.Kemauan politik yang kuat dari pemerintah dan berkembangnya tuntutan masyarakat untuk lebih membangun koperasi.
d. Kondisi ekonomi cukup mendukung eksistensi koperasi.
e. Perekonomian dunia yang makin terbuka mengakibatkan makin terbukanya pasar internasional bagi hasil koperasi Indonesia.


4. ANCAMAN/THREATS
Perubahan dalam lingkungan eksternal jugadapat menghadirkan ancaman bagi
perusahaan

a. Persaingan usaha yang semakin ketat.
b. Peranan Iptek yang makin meningkat.
c. Masih kurangnya kepercayaan untuk saling bekerjasama dengan pelaku ekonomi lain dan antar koperasi.
d. Terbatasnya penyebaran dan penyediaan teknologi secara nasional bagi koperasi.
e. Kurangnya kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang koperasi serta kurangnya
kepedulian dan kepercayaan masyarakat terhadap koperasi.
f. Pasar bebas.

Koperasi Kesimpulan Pengembangan koperasi dengan menggunakan analisis SWOT :
1. Tujuh indikator kekuatan dan dua belas indikator peluang yang telah diuraikan diatas dapat membantu pengurus dan pengelola untuk mengimplementasikannnya dalam rangka pengembangan dan keberhasilan koperasi
2. Unsur-unsur kelemahan yang ada supaya mendapat perhatian yang serius baik oleh pengurus dan pengelola maupun oleh para anggota, sehingga resiko yang timbul akibat dari kelemahan-kelemahan tersebut dapat diminimalisasikan sehingga keberhasilan dan pengembangan koperasi dapat tercapai.
3. Perlu bagi pengurus dan pengelola untuk dapat mengantisipasi ancaman agar dapat hidup dan berkembang serta dapat mewujudkan keberhasilan yang diharapkan .



SUMBER :

PROPOSAL PENDIRIAN KOPERASI "MAHASISWA UTAMA GUNADARMA"

1.      PENDAHULUAN

1.1       Latar Belakang

Koperasi merupakan gerakan ekonomi rakyat yang dijalankan berdasarkan asas kekeluargaan. inti dari koperasi adalah kerja sama, yaitu kerja sama diantara anggota dan para pengurus dalam rangka mewujudkan kesejahteraan anggota dan masyarakat serta membangun tatanan perekonomian nasional. Sebagai gerakan ekonomi rakyat.

Indonesia adalah organisasi ekonomi rakyat yang berwatak sosial dan beranggotakan orang-orang, badan-badan hukum koperasi yang merupakan tata susunan ekonomi sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan. Dasar kegiatan koperasi adalah kerjasama yang dianggap sebagai cara untuk memecahkan berbagai persoalan yang mereka hadapi masing-masing, oleh sebab itu sudah selayaknya apabila koperasi menduduki yang penting dalam sistem perekonomian suatu Negara, begitupun koperasi mahasiswa yang kami dirikan merupakan unit yang dibentuk oleh mahasiswa dalam rangka menunjang pelaksanaan dan keberhasilan studi serta kesejahteraan mahasiswa.

1.2       Prinsip
          Prinsip – prinsip koperasi ”Mahasiswa Utama Gunadarma”   :
Prinsip-prinsip yang dipegang Koperasi “Mahasiswa Utama Gunadarma” adalah  :
1. keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka.
2. Pengelolaan berdasarkan secara demoktaris
3. Partisipasi aktif dari anggota
4. Pendidikan perkoperasian
5. Kerjasama antar koperasi


1.3        Maksud dan Tujuan
Maksud dan tujuan didirikannya Koperasi Mahasiswa Utama Gunadarma:
        1.   Membantu menyediakan khususnya kebutuhan anggota dan kebutuhan masyarakat
        2.      Mewujudkan pengelolaan keungan koperasi yang baik.
        3.      Menciptakan anggota koperasi yang memiliki komitmen dan loyalitas yang tinggi
        4.      Melatih anggota untuk berwirausaha
        5.     Mengembangkan kreatifitas anggota dengan menyalurkan ide-ide untuk memajukan koperasi
        6.     Mempererat hubunngan persudaraan sesama anggota
        7.      Melatih kerjasama dan tanggung jawab anggota


1.4        Visi dan Misi
VISI
Agar terciptanya Koperasi yang mampu menyediakan kebutuhan masyarakat dan angotanya berdasarkan koperasi yang mandiri guna meningkatkat kesejahteraan Bersama terutama kesejahteraan anggotanya.

MISI
1.  Meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan berkoperasi
2.  Mendidik dan mewujudkan anggota koperasi yang professional dalam koperasi.
3 Mewujudkan koperasi yang mampu menjadi penunjang perekonomian anggota  koperasi dan juga masyarakat
4. Menciptakan pengelolaan koperasi yg mampu meningkatkan kinerja anggota koperasi
5.  Menyediakan kebutuhan anggota koperasi dan kebutuhan masyarakat.
6. Menjadikan koperasi sebagai organisasi yang bisa bersaing dengan bidang usaha lain.
7. Meningkatkan kualitas anggota koperasi yang profesional, Jujur, dan kreatif.

2.      ASPEK PEMASARAN

2.1        Jenis Kegiatan
           Koperasi Mahasiswa Utama Gunadarma adalah koperasi dengan jenis kegiatan Simpan-Pinjam serta adanya transaksi Jual-Beli

2.2       Sasaran
Seluruh warga kampus (Mahasiswa, Dosen dan para staf).

2.3         Waktu dan Tempat

Acara Pembukaan dan Rapat keanggotaan koperasi Mahasiswa Utama Gunadarma akan di laksanakan pada :

Hari                      : Kamis
Tanggal                : 30 November 2017
Waktu                  : 08.00 – Acara selesai
Tempat                 : Kampus H Gunadarma


3.      ASPEK ORGANISASI DAN MANAJEMEN

3.1         Susunan Pengurus Koperasi “Mahasiswa Utama Gunadarma

1)      Pelindung                                   :           Riyan Afryando
2)      Penanggung  Jawab                   :           Jefry Sumaghdan
3)      Penasehat                                   :           Fauzi Ashar
4)      Ketua                                         :           Yunisa Puspita Dewi
5)      Sekertaris                                   :           1.  Tiara Mutia Zainur
                        2.   Vaya Nabila Safitri

6)      Bendahara                                  :          1.     Aji
2.     Restria Destami
7)      Humas                                        :          1.      Fias Amy Destia
2.      Unan
8)      Anggota                                     :           1.      Tommy
2.      Annisa Fitri Salama
3.      Melviani Putri Andrian
4.      Rina Nur Syafarini
5.      Anggie Latiefa Zahra
6.      Fira Tania
7.      Auliatus Sholeha
8.      Abdul Azis
9.      Alesandro Marcel
10.    Apri Muharram
11.    Nabilla Zahra
12.    Hanif Lukmanul Hakim
13.    Fanny Deslita
14.    Adystia Yudia
15.    Syahrul
16.    Fikry Muharram
17.    Raka
18.    Risky
19.    Julia Eka
20.    Nofrila Violetta
21.    Ferdy Julian
22.    Safitri Dwi Anjani
23.    Dimas Augie
24.    Eky
25.    Andre Ricardo

4        ASPEK KEUANGAN

4.1         Rencana Anggaran Pendapatan Koperasi Simpan-Pinjam

NAMA ANGGOTA
JENIS SIMPANAN
JUMLAH SIMPANAN
POKOK
WAJIB
SUKARELA
1. Tommy
 Rp        300,000
 Rp        1.000,000
 Rp     200,000
 Rp  1,500,000
2. Annisa Fitri Salama
 Rp        300,000
 Rp        1.000,000
 Rp     300,000
 Rp   1,600,000
3. Melviani Putri Andrian
 Rp        300,000
 Rp        1.000,000
 Rp     300,000
 Rp    1,600,000
4.  Rina Nur Syafarini
 Rp        300,000
 Rp        1.000,000
 Rp     250,000
 Rp     1,550,000
5. Anggie Latiefa Zahra
 Rp        300,000
 Rp        1.000,000
 Rp     200,000
 Rp     1,500,000
6.  Auliatus Sholeha   
 Rp        300,000
 Rp        1.000,000
 Rp     350,000
 Rp      1,650,000
7.  Abdul Azis   
 Rp        300,000
 Rp        1.000,000
 Rp     210,000
 Rp       1,510,000
8.  Alesandro Marcel  
 Rp        300,000
 Rp        1.000,000
 Rp     320,000
 Rp        1,620,000
9.  Apri Muharram   
 Rp        300,000
 Rp        1.000,000
 Rp     150,000
 Rp        1,450,000
10.Fira Tania 
 Rp        300,000
 Rp        1.000,000
 Rp     320,000
 Rp         1,620,000
11.Nabilla Zahra 
 Rp        300,000
 Rp        1.000,000
 Rp     250,000
 Rp          1,550,000
12. Hanif Lukmanul Hakim
 Rp        300,000
 Rp        1.000,000
 Rp     340,000
 Rp           1,640,000
13. Fanny Deslita
 Rp        300,000
 Rp        1.000,000
 Rp     260,000
 Rp           1,560,000
14. Adystia Yudia
 Rp        300,000
 Rp        1.000,000
 Rp     230,000
 Rp            1,530,000
15.  Syahrul
 Rp        300,000
 Rp        1.000,000
 Rp     340,000
 Rp            1,640,000
16.  Fikry Muharram
 Rp        300,000
 Rp        1.000,000
 Rp     250,000
 Rp             1,550,000
17.  Raka
 Rp        300,000
 Rp        1.000,000
 Rp     320,000
 Rp             1,620,000
18.  Risky
 Rp        300,000
 Rp        1.000,000
 Rp     240,000
 Rp             1,540,000
19.  Julia Eka
 Rp        300,000
 Rp        1.000,000
 Rp     310,000
 Rp              1,610,000
20. Nofrila Violetta
 Rp        300,000
 Rp        1.000,000
 Rp     220,000
 Rp              1,520,000
21.  Ferdy Julian
 Rp        300,000
 Rp        1.000,000
 Rp     440,000
 Rp              1,740,000
22. Safitri Dwi Anjani
 Rp        300,000
 Rp        1.000,000
 Rp     310,000
 Rp               1,610,000
23. Dimas Augie
 Rp        300,000
 Rp        1.000,000
 Rp     480,000
 Rp               1,780,000
24.  Eky
 Rp        300,000
 Rp        1.000,000
 Rp     170,000
 Rp               1,470,000
25.  Andre Ricardo
 Rp        300,000
 Rp        1.000,000
 Rp     400,000
 Rp               1,700,000
TOTAL
 Rp     7,500,000
 Rp  25,000,000
 Rp  7,160,000

        
      



4.2Akta Pendirian Koperasi  Simpan Pinjam “Mahasiswa Utama Gunadarma”


AKTA PENDIRIAN

KOPERASI  SIMPAN PINJAM “MAHASISWA Utama Gunadarma


Kami yang bertanda tangan di bawah ini :

     1.               Nama                :
                Alamat              :
                Pekerjaan          :


     2.               Nama               :
                 Alamat            :          
                 Pekerjaan         :



     3.              Nama               :
    Alamat            :
               Pekerjaan         :

            Atas kuasa rapat pembentukan Koperasi “Mahasiswa Utama Gunadarma“ yang diselenggarakan tanggal 30 November 2017 ditunjuk oleh pendiri selaku kuasa pendiri dan sekaligus untuk pertama kalinya sebagai pengurus Koperasi Mahasiswa Utama Gunadarma :

Dengan susunan sebagai berikut :

    1.      Ketua                        : Yunisa Puspita Dewi
    2.      Sekretaris                 : Tiara Mutia Zainur
    3.      Bendahara                : Aji


    4.3 Sumber Pendanaan
Uraian
Jumlah
      Modal Sendiri
Rp. 10.000.000
      Pinjaman
-
Total
Rp. 10.000.000

    4.4 Kebutuhan Pembiayaan/Modal Investasi
Uraian
Jumlah
      Sewa Tempat
Rp. 3.000.000/thn
      Peralatan Kantor
Rp. 1.000.000
Total
Rp. 4.000.000

    4.5 Analisa Biaya Tetap
Uraian
Banyaknya
Jumlah
Gaji
3
Rp. 300.000
Total

Rp. 300.000

    4.6 Analisa Biaya Variabel
Uraian
Banyaknya
Harga/Unit
Jumlah
      Buku
100
Rp  2,000.00
 Rp      200,000.00
      Pensil
100
Rp  2,500.00
 Rp      250,000.00
      Pulpen
100
Rp  2,000.00
 Rp      200,000.00
      Folio
200
Rp     300.00
 Rp        60,000.00
      Penggaris
100
Rp  1,500.00
 Rp      150,000.00

      Penghapus
100
Rp     500.00
 Rp        50,000.00
      Type-ex
100
Rp  2,500.00
 Rp      250,000.00
      Map
100
Rp  2,000.00
 Rp      200,000.00
      Binder
50
Rp10,000.00
 Rp      500,000.00
      Kalkulator
25
Rp50,000.00
 Rp   1,250,000.00
      Buku Gambar
25
Rp  3,500.00
 Rp      87,500.00
      Label
100
Rp     500.00
 Rp        50,000.00
      Kertas Binder
100
Rp  5,000.00
 Rp      500,000.00
      Flashdisk 2GB
25
Rp40,000.00
 Rp   1,000,000.00
      CD-RW
70
Rp  8,000.00
 Rp      560,000.00
      Jangka
15
Rp15,000.00
 Rp      225,000.00
      Busur
50
Rp  2,000.00
 Rp      100,000.00
      Aqua Gelas
200
Rp     500.00
 Rp      100,000.00
      Makanan
200
Rp  5,000.00
 Rp    1,000.000.00
Total

Rp  152,800.00
Rp        6,732,500.00

   4.7 Total Anggaran
Uraian
Jumlah
      Kebutuhan Pembiayaan/Modal Investasi
Rp. 4.000.000
      Analisa Biaya Tetap
Rp. 300.000
      Analisa Biaya Variabel
Rp. 6.732.500
Total
Rp. 11.032.500


5.      PENUTUP
Demikian proposal ini kami susun dengan permohonan pendirian koperasi yang kami dirikan dapat di realisasikan. Pembuatan proposal ini bertujuan untuk memperluas wawasan dan ilmu pengetahuan tentang peluang dalam mendirikan koperasi. Dari mendirikan koperasi ini saya menyimpulkan bahwa koperasi ini berdiri karna kebutuhan masyarakatdapat dan permintaan pasar yang sangat mendukung usaha kami.
Kami menyadari bahwa proposal yang kami buat ini masih jauh dari kata sempurna, untuk itu saran dan masukan sangat kami perlukan karna kami semua masih dalam proses pembelajaran. Akhir dari proposal ini kami ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang ikut terlibat dalam pembuatan proposal ini.

By :
Free Blog Templates